Manajemen menekankan pentingnya dukungan suporter. Seluruh elemen pendukung diminta tetap berdiri di belakang tim. Dukungan publik dianggap menjadi faktor krusial dalam mengangkat moral pemain dan pelatih di saat krisis performa seperti ini.
Pelatih Milomir Seslija kini berada di bawah sorotan tajam. Langkah manajemen memberi target spesifik menjadi bentuk tekanan sekaligus dorongan agar strategi dan persiapan tim lebih fokus menghadapi lawan-lawan kunci.
Dengan tekanan di papan bawah, setiap laga Persis Solo hingga akhir musim menjadi penentu nasib mereka di Super League 2025-2026. Kegagalan meraih enam poin dari dua laga berikutnya bisa berdampak langsung pada keputusan manajemen terhadap posisi Seslija di klub.
Persis Solo kini berada di persimpangan kritis. Kombinasi tekanan klasemen, ekspektasi suporter, dan target manajemen menjadikan situasi klub semakin dramatis.
Semua mata tertuju pada performa tim dalam duel melawan Persik Kediri dan Persijap Jepara, yang bisa menentukan nasib mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.