Menurut Jordi, duel melawan Malut United bukan pertandingan biasa. Dia menilai tuan rumah memiliki karakter permainan yang patut diantisipasi sejak menit awal.
Persija sudah menganalisis kekuatan tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut. Dalam dua hingga tiga pertandingan terakhir, performa Macan Kemayoran dinilai terus membaik, terutama pada fase akhir laga.
"Nanti akan menjadi pertandingan sulit, jadi kami fokus pada diri sendiri. Dalam dua atau tiga pertandingan terakhir kami bermain sangat baik, terutama di momen-momen akhir. Jika besok kami bisa bermain seperti itu, kami punya peluang besar untuk menang," ujarnya.
Ancaman Malut United di lini depan juga menjadi perhatian serius. Trio David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne Del Pino sudah mengoleksi total 27 gol musim ini. Produktivitas itu menjadi ujian bagi lini belakang Persija.
Meski begitu, Jordi menekankan fokus timnya tidak hanya tertuju pada beberapa nama. Dia meminta seluruh pemain disiplin menjalankan skema latihan agar bisa meredam kolektivitas permainan lawan.
"Kami harus fokus bukan hanya pada beberapa pemain mereka, tetapi seluruh tim. Kami akan bermain seperti yang kami latih. Ini pertama kali saya datang ke sini. Tempat ini sangat indah, orang-orangnya baik dan menyambut kami dengan hangat. Terima kasih, dan semoga besok kita bisa menikmati pertandingan di Ternate," tutupnya.
Dengan tekanan persaingan yang semakin rapat, Persija datang ke Ternate membawa satu misi jelas, menang dan menjaga asa di jalur perebutan posisi teratas Super League 2025-2026.