Barba menilai Persib sangat kuat saat bermain di GBLA. Dukungan Bobotoh diyakini memberi dorongan tambahan bagi para pemain.
“Di rumah kami sangat kuat, sejujurnya. Dan inilah yang kami inginkan,” ucapnya.
Dia menegaskan fokus utama tim hanya meraih kemenangan. “Kami hanya ingin memenangkan pertandingan dan tentu saja, teruskan saja,” sambungnya.
Persib dituntut tampil agresif sejak awal laga demi mengejar selisih gol. Disiplin bertahan juga menjadi kunci agar tidak kembali kebobolan.
Laga di GBLA akan menentukan langkah Persib di AFC Champions League Two 2025/26. Dengan semangat bangkit dan dukungan penuh suporter, Persib bertekad membalas kekalahan dari Ratchaburi FC dan menjaga asa ke perempat final.