Di laga nanti, Igor akan bertindak sebagai pelatih kepala menggantikan sementara posisi Bojan Hodak yang mendapatkan hukuman tidak boleh mendampingi tim akibat dua kartu kuning di dua laga sebelumnya. Namun dia tak merasakan kekhawatiran atau grogi dengan perannya tersebut.
“Pertama, saya adalah pelatih kepala di sepanjang karier kepelatihan saya, ini justru pertama kalinya saya menjadi asisten pelatih,” ucapnya.
“Saya juga setiap hari selalu berbincang (dengan Bojan Hodak) soal taktik yang diterapkan. Pelatih juga masih dekat di tribune, jadi saya rasa itu akan baik-baik saja besok,” katanya.
Igor hanya berharap di laga nanti para pemainnya bisa bermain maksimal lantaran PSM Makassar memiliki pemain yang bagus meski kabarnya tidak bisa memainkan Yuran Fernandes karena cedera. Menurutnya, Juku Eja memiliki perpaduan yang bagus baik saat menyerang maupun bertahan.
Menurutnya, melawan PSM akan menjadi laga yang berat. Dia berharap pasukannya tidak mudah kehilangan bola, mengontrol permainan dan menyerang ke area yang tepat.
“Kami juga harus bertahan dengan bersama-sama karena PSM memiliki serangan balik yang sangat bagus dan berbahaya,” ucapnya.
“Kami harus menyerang bersama-sama sesuai dengan rencana dan bertahan sebagai tim. Jika bisa melakukan itu, kami punya peluang untuk menang,” ujarnya.