Permainan Jordi Amat Disebut Melempem, Efek Buruk Liga Malaysia?

Reynaldi Hermawan
Permainan Jordi Amat disebut melempem. Bahkan dirinya sampai dihujani kritik oleh fans klubnya sendiri Johor Darul Takzim (JDT). (Foto: PSSI)

Jordi tampil sebagai starter di dua pertandingan tersebut. Sayangnya mantan bek Espanyol dan Swansea City itu tak berhasil mengeluarkan magisnya.

Timnas Indonesia kalah telak 1-5 dari Irak dan hanya bermain imbang 1-1 melawan Filipina. Bahkan Jordi sempat membuat gol bunuh diri saat melawan Irak.

Efek Liga Malaysia?

Menurunnya penampilan Jordi bisa jadi karena efek Liga Malaysia yang kurang kompetitif. Dia bermain untuk JDT yang sangat superior di Negeri Jiran.

Hingga detik ini saja JDT belum pernah merasakan kekalahan dari 25 pertandingan Liga Super Malaysia. Mereka melahap 24 laga dengan kemenangan dan satu hasil imbang.

JDT nyaman di puncak klasemen dengan nilai 73, unggul 25 angka dari Selangor di posisi kedua. Perlu diketahui klub berjuluk Harimau Selatan itu sudah 10 kali juara Liga Super Malaysia, terbanyak dibanding tim lainnya.

Mereka sudah superior meski tanpa kehadiran Jordi di lini pertahanan. Untuk itu sebagian pencinta sepak bola meminta pemain 31 tahun itu hengkang dari JDT dan kembali berkarier di Eropa.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118, Erick Thohir: Jangan Cepat Puas!

57 tahun lalu

Ranking FIFA ASEAN Berubah Drastis, Indonesia Naik 4 Tingkat Saat Thailand Terpeleset

57 tahun lalu

Marselino Ferdinan Terancam Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Bilang Begini

57 tahun lalu

Jay Idzes Pasang Badan Bela Beckham Putra, Oknum Suporter Timnas Indonesia Terancam Ditindak PSSI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal