“Ini dunia modern, kan? Lihat apa yang terjadi di dunia saat ini hari ini lagi,” kata Guardiola dikutip dari ESPN.
“Anda harus menghormati agama dan menghormati keberagaman, itu intinya. Premier League mengatakan untuk yang berpuasa Anda bisa menghabiskan satu atau dua menit melakukan itu, jadi para pemain melakukannya. Begitulah adanya, sayangnya," ujarnya.
Kelompok anti-diskriminasi Kick It Out kemudian merilis pernyataan resmi. Mereka menyebut jeda tersebut sebagai protokol yang telah disepakati selama beberapa tahun.
“Sangat mengecewakan sejumlah suporter Leeds United mencemooh ketika para pemain Manchester City membatalkan puasa mereka selama babak pertama pertandingan di Elland Road malam ini,” tulis Kick It Out.
“Hal itu semakin diperparah karena penjelasan sudah ditampilkan di layar besar di dalam stadion," lanjut mereka.