"Percakapan yang saya lakukan selama bertahun-tahun selalu sama. Dari pengalaman saya, ketika seseorang mengumumkan sesuatu di tengah kompetisi, itu bukan situasi yang baik. Karena itu, orang pertama yang harus saya ajak bicara adalah ketua klub saya. Kami berdua akan memutuskan saat musim berakhir, kami akan duduk dan berdiskusi. Sederhana saja, setelah itu kami akan mengambil keputusan," kata Guardiola kepada Sky Sports.
Saat ditanya lebih jauh soal kemungkinan hengkang, Guardiola memilih berhati-hati dalam memberikan jawaban. Dia menegaskan fokusnya tetap menyelesaikan musim bersama tim.
"Saya masih memiliki satu tahun kontrak. Saya tidak akan menjawab secara pasti di sini karena harus berbicara dengan ketua klub, para pemain, dan staf saya.
Karena saat bermain di Piala FA, saat mengejar tiket Liga Champions, dan saat bersaing di Premier League, satu-satunya fokus saya adalah membawa tim ke level tertinggi. Itu saja yang harus kami lakukan," ujarnya.
Meski musim berakhir tanpa gelar liga, Guardiola tetap menunjukkan rasa cintanya kepada klub. Dia menyebut dirinya sangat bahagia berada di Manchester City.