Pengamat Sebut Pemecatan Patrick Kluivert Konsekuensi Logis, Minta PSSI Hati-Hati!

Andika Rachmansyah
Tak lama setelah PSSI memecat Patrick Kluivert, pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menyatakan keputusan itu sama sekali tidak mengejutkan (Foto: Zing News)

“Pelatih yang gagal memenuhi target idealnya memang menyadari kegagalannya. Selanjutnya, dia memberi kesempatan pelatih lain yang mungkin lebih tepat,” tambah dia.

Pelajaran Penting bagi PSSI: Bijak dalam Membuat Keputusan

Kusnaeni juga menekankan bahwa keputusannya ini harus menjadi cermin bagi PSSI agar berhati-hati dalam mengambil keputusan strategis. Ia mengingatkan bahwa suara publik luas—bukan hanya dari kelompok tertentu—layak diperhatikan.

“Ini sekaligus menjadi pelajaran mahal bagi PSSI agar lebih bijak, semakin hati-hati, dan mau mendengar masukan publik (bukan hanya segelintir orang) dalam membuat keputusan yang sangat penting,” ujar Kusnaeni.

Komentar ini seakan menggaungkan bayang‑bayang pemecatan Shin Tae-yong sebelumnya, saat ia dicopot dari jabatan meski memiliki catatan prestasi tersendiri bersama Timnas.

Rapor Kegagalan Kluivert: Hanya Dua Kemenangan dari Enam Laga

Setelah diangkat menggantikan Shin Tae-yong, Kluivert justru mencatat performa yang jauh dari prediksi. Dalam enam pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia hanya meraih dua kemenangan dan menelan empat kekalahan.

Statistik tersebut menjadi dasar kuat bagi banyak pihak untuk menilai bahwa pemecatannya adalah langkah yang tak bisa dihindari.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Dosa Besar Patrick Kluivert di Timnas Indonesia yang Bikin PSSI Hilang Kesabaran

57 tahun lalu

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118, Erick Thohir: Jangan Cepat Puas!

57 tahun lalu

Ranking FIFA ASEAN Berubah Drastis, Indonesia Naik 4 Tingkat Saat Thailand Terpeleset

57 tahun lalu

Marselino Ferdinan Terancam Absen di Piala AFF 2026, John Herdman Bilang Begini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal