Arteta menyoroti momen saat Noni Madueke gagal memaksimalkan peluang satu lawan satu di kotak enam yard. Menurutnya, dari situasi itulah MU langsung menghukum Arsenal.
“Dalam aksi berikutnya, Noni satu lawan satu di kotak enam yard, kami tidak mendapatkan apa pun dari situ, itu berujung tendangan gawang, mereka menutup struktur, satu umpan, memenangkan duel dan Cunha menempatkan bola di sudut sempurna untuk menghilangkan semua momentum dan energi bagus yang sedang kami bangun,” tutur Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui kekecewaan besar atas hasil tersebut, namun menegaskan tanggung jawab utama berada di pundaknya sebagai pelatih.
“Sangat, sangat mengecewakan tentunya, tapi ini adalah sebuah momen. Terutama setelah kalah, dengan kegembiraan dan segala hal yang para pemain berikan kepada kami, dan kepada saya secara khusus, saya harus mengambil tanggung jawab sendiri dan berada sangat dekat dengan mereka karena itulah yang pantas mereka dapatkan,” katanya.
Arteta juga menanggapi atmosfer stadion dan tekanan suporter. Dia menilai reaksi penonton merupakan bagian dari tuntutan untuk menang di level tertinggi.