BARCELONA, iNews.id – Pemain Barcelona mengkritik taktik pelatih Hansi Flick setelah kekalahan 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2025-2026 di Metropolitano Stadium, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Blaugrana berada dalam posisi sulit jelang leg kedua di Camp Nou pada Maret mendatang.
Kekalahan telak itu terjadi saat Atletico Madrid memanfaatkan garis pertahanan tinggi yang diterapkan Hansi Flick. Tim asuhan Diego Simeone tampil efektif dan menghukum setiap celah di lini belakang Barcelona.
Situasi pertandingan makin berat setelah gol Pau Cubarsi dianulir akibat offside seusai tinjauan VAR selama delapan menit. Barcelona juga kehilangan Eric Garcia yang mendapat kartu merah di akhir laga.
Menurut laporan The Athletic, sehari setelah pertandingan berlangsung evaluasi internal di tempat latihan. Hansi Flick mempertanyakan mentalitas dan intensitas para pemain.
Di sisi lain, sejumlah pemain menyampaikan kekhawatiran terhadap pendekatan taktik yang digunakan. Mereka menilai garis pertahanan tinggi bukan pilihan tepat dalam kondisi pertandingan tersebut.
Para pemain merasa gaya bermain itu sulit diterapkan saat Raphinha dan Pedri absen akibat cedera. Kedua pemain tersebut tidak tampil dalam laga melawan Atletico dan kehilangan mereka berdampak besar pada permainan tim.