“Kami kesulitan untuk bermain agresif, tanpa menemukan waktu yang tepat atau menerima keseimbangan jumlah pemain, melakukan beberapa umpan buruk ketika kami merebut bola kembali,” tambahnya.
Menurut Davide Nicola, masalah juga terlihat saat Cremonese membangun serangan dari lini belakang. Aliran bola dinilai berjalan lambat dan kurang akurat dibanding laga-laga sebelumnya.
“Kami mencoba membangun keunggulan dari belakang, tetapi tidak dengan kecepatan dan ketepatan yang kami miliki di pertandingan lain,” kata Davide Nicola.
Dia menyebut Cremonese sebenarnya menargetkan setidaknya satu poin dari markas Fiorentina. Namun, kegagalan memainkan gaya permainan sendiri membuat target itu tak tercapai.
“Kami tidak mampu memainkan permainan yang kami inginkan, meskipun kami ingin setidaknya mendapatkan satu poin,” sambungnya.