Ukishima kemudian membeberkan faktor kunci di balik kemenangan besar tersebut. Dia menyebut kemenangan itu lahir dari hasil analisis mendalam terhadap gaya bermain Indonesia U-17.
“Lawan kami Indonesia U-17 adalah lawan yang sangat tangguh, bermain sangat agresif dalam bertahan dan memiliki serangan balik yang presisi,” ujar Ukishima.
Menurut dia, kekuatan tersebut sudah diantisipasi sejak sebelum pertandingan dimulai.
“Ini yang kami analisis sebelum laga. Target kami adalah mengontrol pertandingan dengan menghentikan serangan balik Indonesia,” terang dia.
Strategi tersebut berjalan efektif. China U-17 mampu memutus alur serangan balik Indonesia dan menguasai tempo permainan sejak awal hingga akhir laga.
Meski kalah telak, laga ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Timnas Indonesia U-17. Uji coba internasional tersebut memberi gambaran jelas level permainan yang harus dikejar.
Kedua tim belum selesai. Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan kembali menghadapi China U-17 pada laga uji coba berikutnya.
Pertandingan kedua akan kembali digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Rabu (11/2) malam WIB, menjadi kesempatan balas dendam sekaligus pembuktian bagi skuad Garuda Muda.