Pelajaran Berharga untuk Timnas Indonesia usai Angkat Koper dari Piala AFF 2024

Andika Rachmansyah
Ada pelajaran berharga untuk Timnas Indonesia usai angkat koper dari Piala AFF 2024. Skuad Garuda diminta untuk pandai mengatur emosi. (Foto: Tangkapan Layar)

“Pemain gagal mengendalikan emosi. Padahal sejak awal kita tahu bahwa pertandingan di Piala AFF selalu diwarnai tensi tinggi,” kata Kusnaeni kepada iNews.id, Minggu (22/12/2024).

Yang cukup membuatnya kecewa, pemain yang tidak bisa mengendalikan itu justru adalah pemain yang angganan masuk skuad Timnas Indonesia senior seperti Ferarri. Menurut Kusnaeni, pemain Persija Jakarta itu seharusnya bisa menjadi contoh bagi para pemain lainnya. 

“Ironisnya, pemain kita yang tidak mampu mengendalikan emosi adalah para pemain kunci yang punya pengalaman main di timnas senior. Mereka adalah pilar tim yang seharusnya jadi mentor bagi para pemain debutan timnas,” tutur dia.

“Kematangan emosional yang kurang akhirnya merugikan tim. Kalah orang membuat kekuatan tim jadi melemah dan akhirnya kalah,” jelas Kusnaeni.

Hasil ini menjadi kekalahan yang sangat pahit. Karena sejatinya, Timnas Indonesia hanya butuh hasil imbang saja untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2024. Sebab di laga lainnya, Vietnam sukses menang telak atas Myanmar dengan skor 5-0.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Piala AFF 2026 Jadi Misi Besar, Timnas Indonesia Siapkan Program Ketat

57 tahun lalu

Indonesia Banyak Saingan, Negara-Negara ASEAN Antre Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026

57 tahun lalu

Bukan Persib, Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Klub Liga Belanda

57 tahun lalu

Banyak Serap Ilmu John Herdman, Rayhan Hannan Siap Jadi Senjata Baru Persija Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal