Paolo Maldini Sebut Sosok Kapten Sejati, Maestro yang Guncang Stadion Gelora Bung Karno

Reynaldi Hermawan
Paolo Maldini sebut sosok kapten sejati. Dia adalah sang maestro yang guncang Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Foto: Gazzetta)

Dia memenangkan Liga Champions tiga kali (1988/1989, 1989/1990 dan 1993/1994) serta empat gelar Serie A, termasuk tiga titel berturut-turut dari 1992 hingga 1994.

Sementara Maldini mulai dipercaya masuk tim senior Milan pada 1984. Dari situ keduanya menjelema jadi bek yang disegani para lawan.

Media Inggris The Sun mengklaim pasangan ini memainkan total 1.621 pertandingan bersama. Mereka bagian dari tim yang mencatatkan 58 pertandingan tak terkalahkan dari 1991 hingga 1993. Baresi pensiun pada tahun 1997 dan menyerahkan ban kapten kepada Maldini. 

Setelah pensiun Baresi pernah datang ke Indonesia pada September 2011. Kala itu sang maestro bermain untuk AC Milan Glorie melawan Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Baresi bermain sejak awal laga dan membawa timnya menang telak 5-1. Gol-gol AC Milan dicetak Serginho (empat gol) dan Dida. Indonesia All Star mencetak gol hiburan lewat aksi Ricky Yacobi.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
12 jam lalu

Christian Pulisic Jadi Incaran Liverpool dan Arsenal, AC Milan Siapkan Siasat

Soccer
19 jam lalu

AC Milan Terancam Gagal Gaet Dusan Vlahovic, Tuntutan Gaji Jadi Penghalang

Soccer
2 hari lalu

Gol Almeida Dianulir, Persija Dibungkam Arema FC 0-2 di SUGBK

Soccer
3 hari lalu

Aremania Serbu SUGBK, Suasana Persija vs Arema FC Jadi Sorotan Super League

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal