Kamboja mengandalkan Rafael Rondon dari Phnom Penh, Abdel Coulibaly dari Angkor Tiger, serta Privat Mbarga dari Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk memperkuat lini serang. Kombinasi ini membuat daya gedor mereka meningkat signifikan.
Privat Mbarga menjadi sorotan karena sudah berpengalaman bermain di Indonesia. Dia dinilai memahami karakter permainan di Asia Tenggara sehingga berpotensi menyulitkan lawan, termasuk Timnas Indonesia.
Kamboja tergabung di Grup A bersama Indonesia, Vietnam, Singapura, serta pemenang play-off Brunei Darussalam vs Timor Leste. Grup ini diprediksi menjadi salah satu yang paling ketat di turnamen.
Langkah naturalisasi besar-besaran ini menjadi strategi penting Kamboja untuk keluar dari status tim pelengkap. Mereka kini menargetkan posisi lebih tinggi dan siap memberi kejutan.