"Dia pergi, dan kami melakukan resusitasi jantung. Itu adalah henti jantung. “Seberapa dekat kami [kehilangan Eriksen]? Saya tidak tahu," kata Boesen dikutip dari ESPN, Senin (14/6/2021).
"Kami mendapatkannya kembali setelah satu defibrilator, jadi itu cukup cepat. Saya bukan ahli jantung, jadi detailnya akan saya serahkan ke ahli di rumah sakit," ujarnya.
Sementara, pelatih Denmark Kasper Hjulmand mengatakan situasi saat itu membuat skuad Tim Dinamit syok. Hjulmand menyebut para pemain sangat sedih dan khawatir bakal kehilangan Eriksen.
"Para pemain berada dalam kondisi syok. Para pemain yang belum benar-benar tahu apakah mereka telah kehilangan sahabatnya. Dan mereka harus memutuskan antara dua hal ini. Dan saya memiliki perasaan bahwa kami seharusnya tidak bermain," ucapnya.
“Saya tahu ini sulit. Itu hanya perasaan yang saya miliki," tuturnya.
Saksikan siaran pertandingan Euro 2020 di iNewsTV.