“Verdonk dapat beroperasi di bek kiri dan bek tengah. Posisi bek tengah kiri dalam formasi tiga bek tampaknya ideal untuknya, seperti yang juga ia jalankan saat bermain di Indonesia,” lanjut laporan Forza NEC.
Selain Verdonk, Philippe Sandler juga disebut cocok dengan filosofi ini karena kemampuannya menggiring bola dari belakang ke lini tengah, memberikan fleksibilitas dalam membangun serangan.
Dengan filosofi bermain menyerang ala Schreuder, publik menanti bagaimana perubahan taktik akan diimplementasikan musim depan. Apalagi, sebagian besar pemain NEC saat ini dinilai cocok dengan pendekatan tersebut.
Bagi Calvin Verdonk, ini bisa menjadi momen untuk mengukuhkan dirinya sebagai pilar utama pertahanan NEC dan terus mengasah kemampuannya bersama Timnas Indonesia.