Menjelang turun minum, MU menunjukkan perbedaan kualitas dalam penyelesaian akhir. Fernandes mencatat assist ke-19 musim ini saat mengirim umpan matang yang diselesaikan Benjamin Sesko menjadi gol kedua.
Catatan itu membuat dia hanya terpaut satu assist dari rekor milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang mencatatkan assist terbanyak dalam satu musim Premier League.
Memasuki babak kedua, Carrick mengubah pendekatan dengan menerapkan formasi tiga bek. Strategi ini meredam intensitas serangan Brentford, meski mengurangi daya gedor MU di lini depan.
Brentford hampir memperkecil ketertinggalan saat Dango Ouattara gagal memanfaatkan peluang emas dari jarak dekat. Sundulannya hanya membentur tiang, menambah daftar peluang terbuang tim tamu.
Gol balasan akhirnya datang di menit ke-87 lewat tembakan spektakuler Mathias Jensen dari luar kotak penalti. Gol tersebut sempat membuka harapan, namun waktu tak cukup bagi Brentford untuk menyamakan kedudukan.
Hingga peluit akhir, MU mampu mempertahankan keunggulan. Hasil ini membuat mereka duduk di peringkat ketiga berbekal 61 poin unggul 11 poin dari peringkat keenam dan semakin dekat ke Liga Champions. Sementara Brentford tertahan di posisi kesembilan, terpaut dua poin dari zona Liga Europa.