Summerville mencuri perhatian sejak debut turnamen dengan mencetak gol ke gawang Jepang. Penampilan konsisten itu mempertegas statusnya sebagai salah satu winger paling eksplosif di turnamen, faktor yang mendorong United memprioritaskannya.
Masa depan Summerville di West Ham masih tanda tanya setelah klub terdegradasi ke Championship akhir musim lalu. Situasi tersebut memantik minat sejumlah klub Premier League yang siap bersaing mendapatkan tanda tangannya.
Selain Summerville, United juga memantau Morgan Rogers. Namun Aston Villa berkali-kali menegaskan keengganan melepas sang pemain dan memasang valuasi di atas 100 juta pound atau sekitar Rp2,375 triliun.
Alternatif lain masuk radar, termasuk Iliman Ndiaye dari Everton serta Mathias Fernandes-Pardo milik Lille. Meski begitu, fokus utama tetap tertuju pada Summerville.
Sebelum mengunci transfer penyerang anyar, United perlu menyelesaikan satu teka-teki besar, masa depan Marcus Rashford. Dia dijadwalkan kembali mengikuti latihan pramusim setelah tugas Piala Dunia bersama Inggris.
Rashford tampil meyakinkan saat dipinjamkan ke Barcelona musim lalu dengan catatan 14 gol dan 14 assist dari 49 laga di semua kompetisi. Saat ini, dia masih tertarik kembali ke Barcelona, tetapi klub Spanyol tersebut hanya mempertimbangkan opsi peminjaman.
Situasi itu dipengaruhi perekrutan Anthony Gordon oleh Barcelona dengan nilai hampir 70 juta pound atau sekitar Rp1,662 triliun. Dengan sisa kontrak Rashford tinggal dua tahun, United enggan menerima proposal pinjaman dan tetap membuka peluang lain, membuat masa depannya kian tidak pasti.