Mikel Arteta Akui Sempat Malu usai Arsenal Bantai Tottenham, Kok Bisa?

Reynaldi Hermawan
Arteta mengaku sempat merasa malu usai Arsenal ditahan Wolves sebelum bangkit dan menghancurkan Tottenham 4-1 untuk menjauh di puncak klasemen Liga Inggris. (Foto: ESPN)

Arteta juga berbicara soal gejolak emosi di ruang ganti.

“Namun itu terjadi, dan Anda harus bangkit karena Anda merasa marah, kecewa, dan pada satu titik merasa malu. Kami semua berasal dari berbagai negara, memiliki perasaan berbeda, lalu Anda harus menyatukan semuanya. Sangat menyenangkan menghabiskan waktu bersama mereka, menyelaraskan semua orang, dan mengatakan, ‘Oke, apa yang akan terjadi di bab berikutnya?’”

Di sisi lain, pesaing terdekat Arsenal, Manchester City, memiliki satu laga tunda. Pelatih City Pep Guardiola sempat berkelakar ingin memberi waktu pemainnya menikmati minuman selama jeda singkat.

Saat ditanya apakah dia akan melakukan hal serupa, Arteta menjawab tegas, “Saya tidak minum koktail. Jadi, tidak, kami akan melakukan cara kami sendiri.”

Menurut dia, padatnya jadwal di berbagai kompetisi membuat jeda ini penting untuk mengambil napas, melakukan evaluasi, lalu kembali fokus hingga jeda internasional.

Arsenal kini berada dalam posisi kuat, namun dia menegaskan timnya harus terus membuktikan kualitas di setiap pertandingan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
4 hari lalu

Arsenal Tergelincir, Superkomputer Ramal Juara Liga Inggris 2025-2026 Berubah?

Soccer
4 hari lalu

Arteta Kecewa Berat Arsenal Gagal Amankan Kemenangan Lawan Wolverhampton

Soccer
4 hari lalu

Hasil Wolves vs Arsenal: Gol Menit Akhir Batalkan Pesta The Gunners

Soccer
6 hari lalu

Ramadan di Premier League! Pemain Muslim Diberi Waktu Buka Puasa di Tengah Laga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal