Pemain keturunan Indonesia-Belanda itu juga mengaku setiap hambatan yang dialaminya justru menjadi sumber motivasi untuk bangkit lebih kuat.
“Setiap kemunduran, setiap tantangan, dan setiap kekecewaan telah menambah motivasiku untuk apa yang akan datang,” lanjutnya.
Musim 2025-2026 memang menjadi periode yang tidak mudah bagi Mees. Dia sempat terlibat dalam proses kepindahan klub yang pada akhirnya gagal terwujud.
Situasi tersebut semakin berat ketika dia mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) pada November 2025. Cedera itu memaksanya menepi dalam waktu panjang dan membuatnya kehilangan satu musim kompetisi.
Kini, Mees mulai menunjukkan perkembangan positif dalam proses rehabilitasi. Dia terlihat mengikuti sesi latihan terbuka Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin lalu.