“Indonesia bisa mendapatkan sanksi dari FIFA imbas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. Pelatih Shin Tae-yong mungkin bisa meninggalkan Indonesia untuk mencari pemberhentian baru,” bunyi pernyataan dari Soha, Selasa (11/10/2022).
"Vietnam dianggap sebagai pilihan paling tepat karena kontrak pelatih Park Hang-seo hanya tinggal beberapa bulan lagi, yakni akhir Januari 2023. Pelatih Shin Tae-yong bisa menjadi penggantinya,” sambungnya kemudian.
Untungnya Indonesia dipastikan tidak akan dijatuhi sanksi FIFA. Kepastian itu diketahui dari pengumuman Presiden Joko Widodo terkait update kasus ini. FIFA telah mengirimkan surat yang memuat poin keputusan Indonesia tidak akan dijatuhi sanksi akibat insiden tersebut.
Dengan demikian, Shin Tae-yong masih bisa memimpin Timnas Indonesia hingga kontraknya habis tahun depan atau setelah Piala Dunia U-20 2023. Namun PSSI berencana memperpanjang kontrak pelatih yang dijuluki Si Rubah itu.
Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, memang mampu memimpin Timnas Indonesia dengan begitu baik sejak ditunjuk Januari 2020. Dia ditugaskan memimpin tiga level Timnas Indonesia sekaligus, yakni tim U-19, tim U-23, dan tim senior.