Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Tak Layak Tangani Timnas Indonesia

Abdul Haris
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Foto: PSSI)

Pernyataan Driessen ini menyoroti ironi proyek sepak bola Indonesia yang semula dibanggakan karena membawa sentuhan Eropa, tetapi justru gagal menunjukkan hasil nyata. Dalam pandangannya, kegagalan Kluivert bukan sekadar soal taktik, melainkan cerminan buruknya adaptasi pelatih dan staf asing terhadap kultur sepak bola Asia.

Menurut Driessen, kehadiran figur-figur seperti Kluivert dan Cruijff diharapkan bisa membawa Indonesia melompat lebih jauh, mengingat rekam jejak mereka di Eropa sangat mentereng. Namun, setelah dua pertandingan penting yang berujung kekalahan, kepercayaan terhadap proyek tersebut diyakini akan menurun drastis.

Pengamat itu juga menilai, performa Indonesia di bawah Kluivert menunjukkan minimnya koneksi antara visi teknis Eropa dengan realitas pemain Asia Tenggara. 

“Mereka datang membawa filosofi besar, tapi lupa bahwa sepak bola di Asia tidak bisa hanya dijalankan lewat teori Eropa,” tulis Driessen dalam kritiknya.

Di sisi lain, publik sepak bola Belanda turut memperdebatkan keputusan Kluivert mengambil posisi sebagai pelatih Timnas Indonesia. Sebagian menilai langkah itu berisiko karena ekspektasi publik di Tanah Air sangat tinggi, sementara waktu adaptasi yang diberikan relatif singkat.

Kritik Driessen pun menambah tekanan terhadap Kluivert yang kini disebut berada di ujung masa jabatannya. PSSI diyakini akan melakukan evaluasi besar terhadap performa pelatih asal Belanda itu dan mempertimbangkan masa depan proyek pengembangan sepak bola nasional yang banyak melibatkan tenaga asing.

Meski pedas, kritik dari Valentijn Driessen mencerminkan pandangan realistis: bahwa sentuhan Eropa tak otomatis menjamin keberhasilan jika tidak diiringi pemahaman mendalam terhadap budaya dan karakter sepak bola Indonesia. Kini, publik Tanah Air menantikan langkah konkret dari federasi untuk menentukan arah baru Timnas Indonesia setelah proyek “nuansa Belanda” ini berakhir pahit.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Geger! Wali Kota New York Mamdani Obral Tiket Piala Dunia Cuma Rp880.000-an

Soccer
2 jam lalu

Aksi Heroik Maarten Paes, Ajax Lolos ke Final Playoff Liga Konferensi Eropa

Soccer
3 jam lalu

Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik Dibuka! Ini Cara Beli dan Harga Resminya

Soccer
3 jam lalu

Thierry Henry Sebut 1 Pemain Misterius Prancis Meledak di Piala Dunia 2026, Bukan Dembele atau Mbappe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal