Sepanjang musim ini, Persija mencatatkan 153 tembakan tepat sasaran dari total 309 percobaan, tetapi hanya menghasilkan 50 gol. Data ini menunjukkan efektivitas lini depan masih perlu ditingkatkan.
Mauricio menegaskan kegagalan memaksimalkan peluang menjadi akar inkonsistensi tim. Hal ini kerap membuat Persija kehilangan momentum dalam beberapa pertandingan penting.
Dia menilai performa saat menghadapi Persebaya harus menjadi acuan bagi para pemain untuk pertandingan berikutnya. Konsistensi menjadi target utama yang harus dijaga.
“Apa yang saya harapkan justru adalah apa yang kalian harapkan saat ini, kami terus mengulangi performa yang kami tunjukkan hari ini untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Menurut dia, kualitas permainan seperti saat melawan Persebaya menunjukkan potensi besar Persija. Tim memiliki kemampuan untuk meraih hasil lebih baik jika mampu menjaga stabilitas.