Sorotan utama tertuju pada Eli Junior Kroupi. Penyerang remaja itu menjadi sensasi setelah memecahkan rekor Premier League sebagai pencetak gol terbanyak oleh pemain remaja dalam satu musim, mencetak 13 gol dan melampaui torehan Robbie Keane serta Robbie Fowler.
Performa Kroupi juga memantik perbandingan dengan legenda Arsenal, Thierry Henry. Situs analisis Breaking The Lines menilai:
“Dia memiliki semua ciri striker kelas dunia dengan karakter yang tak jauh berbeda dari Thierry Henry, terutama dari cara dia menyelesaikan peluang tanpa ragu. Dia juga punya kecepatan eksplosif seperti versi muda Henry.”
Kedekatan Iraola dengan internal Bournemouth memberi Liverpool keunggulan tersendiri. Dia memahami dinamika klub dan tahu persis harga yang harus dibayar jika ingin membawa Kroupi ke Merseyside.
Menurut laporan i paper, ada ekspektasi Kroupi bertahan di Bournemouth musim panas ini. Dia tak memiliki klausul rilis dalam kontraknya, membuat posisi klub sangat kuat dalam negosiasi.
Kroupi disebut sebagai “kasus spesial”. Bournemouth diperkirakan baru membuka pembicaraan jika ada tawaran “jauh di atas” £100 juta atau sekitar Rp2.4 triliun Angka sembilan digit itu menjadi patokan untuk sekadar menguji keteguhan Bournemouth melepas aset terpanasnya ke Liverpool.