Menurutnya, Tudor telah menunjukkan kemampuan luar biasa di tengah keterbatasan skuad dan tekanan besar dari manajemen. Namun, kegagalan Juventus bukan murni karena pelatih, melainkan karena perencanaan klub yang tidak matang.
Lebih lanjut, Cobolli Gigli menyoroti strategi mercato (transfer) Juventus yang dianggap tidak efisien dan tidak mendukung pelatih.
“Kampanye transfer tampak menjanjikan, tetapi ternyata disfungsional. Tanggung jawab ada di tangan klub, dan yang pertama membayar selalu pelatih," ucapnya.
Menurutnya, manajemen Juventus tidak memberikan dukungan maksimal kepada Tudor, bahkan keputusan transfer yang buruk membuat performa tim menurun.
“Juventus Harus Pilih Mancini, Bukan Spalletti!”
Selain membahas pemecatan Tudor, Cobolli Gigli juga menyinggung sosok calon pengganti yang tepat untuk menukangi Juventus.