“Kami instruksikan secara tegas agar empat laga sisa menghasilkan poin maksimal sebagai pembuktian profesionalisme,” tegasnya.
Empat pertandingan tersisa kini menjadi fase krusial bagi Arema FC. Setiap laga memiliki arti penting untuk menjaga kehormatan klub.
Tim tidak lagi punya ruang untuk kesalahan. Hasil maksimal menjadi target mutlak dalam upaya memperbaiki posisi.
Manajemen juga mengakui adanya faktor teknis yang memengaruhi performa tim. Jadwal padat menjadi salah satu penyebab utama.
Dalam waktu singkat, Arema FC harus menghadapi dua laga berat dengan intensitas tinggi melawan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.