“Kami kehilangan beberapa pemain, tapi tetap mencoba saling mendorong satu sama lain, hanya saja kami tidak bisa melakukannya,” ujarnya. “Meski begitu, kami tetap finis di posisi ketiga. Biasanya dalam situasi seperti itu di Premier League, kamu bisa finis di posisi ke-10.”
Pelatih asal Spanyol itu mengaku mulai merasakan perubahan sejak tim melakoni Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat. “Sejak Piala Dunia Antarklub di Amerika, saya merasa ada sesuatu yang berbeda dibanding musim lalu secara keseluruhan,” ungkapnya.
Guardiola juga menekankan pentingnya proses dalam perburuan gelar. “Kamu tidak memenangkan Premier League di bulan Oktober atau November. Tim yang jadi juara adalah tim yang terus berkembang. Kamu bisa berada di puncak klasemen, tapi kamu harus menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Kami banyak membicarakan hal itu,” ucapnya.
Menurut Guardiola, kemenangan atas Bournemouth, Dortmund, dan Liverpool menjadi indikasi bahwa City mulai kembali ke level permainan tertinggi mereka.
“Kami merasa berada di jalur yang benar. Kami kembali dalam banyak hal,” tuturnya. “Saya tidak menyukai babak kedua melawan Bournemouth atau Liverpool, juga 20 menit melawan Dortmund, tapi ini bagian dari proses untuk berkembang.”