Argentina semakin tertekan setelah Enzo Fernandez mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-93. La Albiceleste harus menjalani babak tambahan waktu dengan 10 pemain, tetapi tetap mampu memberikan perlawanan hingga gol Torres tercipta.
“Saya pikir pertandingan seharusnya bisa diselesaikan lebih awal. Penyelamatan luar biasa dibuat Emiliano Martinez membuat kami tidak bisa menang lebih cepat. Namun, ini final Piala Dunia dan meski lawan bermain dengan 10 pemain pada akhir laga, Anda tetap harus menderita,” kata De la Fuente.
Kemenangan tersebut membuat De la Fuente kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Spanyol. Setelah menguasai Eropa, dia kini membawa generasi La Furia Roja melengkapi kejayaan mereka dengan trofi Piala Dunia.