Luciano Spalletti Murka Juventus Gagal Menang Lawan Jay Idzes Dkk

Reynaldi Hermawan
Juventus ditahan Sassuolo 1-1, Luciano Spalletti soroti keputusan buruk pemain meski timnya menciptakan banyak peluang.. (Foto: Football Italia)

TURIN, iNews.id - Juventus gagal meraih kemenangan usai ditahan Sassuolo 1-1 membuat sang pelatih Luciano Spalletti langsung menyoroti keputusan buruk para pemainnya. Dia menilai timnya seharusnya bisa mengamankan tiga poin jika lebih matang dalam mengambil peluang.

Juventus sebenarnya tampil dominan saat menjamu Sassuolo yang datang dengan kondisi pincang akibat badai cedera dan wabah batuk rejan di dalam skuad. Tekanan demi tekanan terus dibangun, tetapi hasil akhir tidak berpihak.

Gol pembuka Juventus dicetak Kenan Yildiz yang memanfaatkan situasi serangan cepat. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Andrea Pinamonti mencetak gol penyama kedudukan untuk Sassuolo.

Peluang emas hadir di akhir laga saat Juventus mendapatkan penalti. Manuel Locatelli maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil digagalkan kiper Arijanet Muric.

Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Juventus yang sudah tiga kali beruntun gagal mengeksekusi penalti di Serie A, setelah sebelumnya Yildiz dan Jonathan David juga gagal.

Spalletti Soroti Kesalahan Berulang

Spalletti menegaskan masalah utama timnya terletak pada pengambilan keputusan di lapangan. Dia menilai Juventus menciptakan banyak peluang, tetapi tidak dimanfaatkan secara maksimal.

“Ketika Anda bermain dengan empat bek, Anda harus menyebarkan bola dan mengelilingi mereka, sehingga menciptakan situasi satu lawan satu. Saya terus mengatakan kepada mereka untuk mencari Yildiz dan Conceicao, karena Sassuolo tertekan di area penalti mereka sendiri,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.

Dia juga mengkritik cara tim kehilangan bola di area tengah yang justru mempersulit proses merebut kembali penguasaan. Menurutnya, keputusan seperti ini berujung pada kerugian bagi tim.

“Jika Anda bermain melalui tengah dan kehilangan bola, Anda akan kesulitan mendapatkannya kembali. Jika Anda kehilangannya di sisi sayap, Anda bisa menghentikan serangan balik dan merebutnya kembali dengan cepat. Sebaliknya, kami membuat keputusan yang pada akhirnya harus dibayar mahal, karena terlalu sering kami tidak membuat pilihan yang tepat, tidak ada kedewasaan yang cukup.”

Spalletti menilai gol penyama Sassuolo terjadi dari situasi yang sebenarnya berulang kali diciptakan Juventus. Namun timnya gagal bereaksi dengan tepat dalam momen krusial.

“Kami kebobolan gol penyama, menciptakan cukup banyak situasi yang mirip dengan gol yang dicetak Sassuolo, kami memiliki setidaknya 10 peluang seperti itu, tetapi kami tidak cukup reaktif, tidak membuat pilihan yang paling cerdas.”

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
55 menit lalu

Hasil Liga Italia: Juventus Tumbang, AS Roma dan AC Milan Melesat ke Zona Liga Champions

Soccer
1 hari lalu

Inter Milan Bergerak Cepat Kejar Bek Sassuolo, Juventus Ketiban Untung Besar!

Soccer
2 hari lalu

Daftar 9 Pemain Juventus yang Terancam Dibuang, Vlahovic Termasuk

Soccer
4 hari lalu

Juventus Incar Bernardo Silva, tapi Permintaan Gajinya Bikin Pusing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal