Di tengah kekecewaan, para pendukung di Allianz Juventus Stadium tetap memberikan aplaus untuk perjuangan tim yang bertahan dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam. Atmosfer stadion menjadi salah satu sorotan malam itu.
“Saya jujur merasa seperti ingin menangis, kami benar-benar percaya,” ujar Locatelli kepada Amazon Prime Video Italia.
“Kami memberikan hati dan jiwa kami untuk pertandingan ini, bahkan lebih dari itu. Sebuah insiden membuat semuanya lebih rumit di leg pertama, tapi hari ini saya ingin berterima kasih kepada semua orang dari lubuk hati terdalam," ucapnya.
“Suasana di stadion luar biasa, ini adalah malam-malam yang akan selalu diingat. Kami menyerap energi dari mereka yang kami butuhkan," tuturnya.
Juventus sebelumnya kerap dikritik kurang memiliki semangat juang musim ini. Penampilan melawan Galatasaray membantah anggapan tersebut meski hasil akhir tidak berpihak.