Drama pertandingan juga diwarnai protes keras dari kubu Mesir. Para pemain dan staf pelatih mempersoalkan keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada mereka beberapa saat sebelum Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan Argentina.
Setelah emosinya mulai mereda, Scaloni akhirnya menghadiri konferensi pers dan menjelaskan alasan dirinya menangis usai pertandingan.
"Apa yang kami lakukan hari ini sama hebatnya dengan pencapaian apa pun yang pernah kami raih bersama tim ini," kata dia dikutip dari The Sun.
Scaloni mengakui air matanya tidak bisa dibendung karena besarnya tekanan dan perjuangan yang dilalui Argentina sepanjang pertandingan.
"Saya menangis karena saya sangat emosional. Tetapi memang benar tim ini tidak akan pernah meninggalkan rakyat Argentina," ujarnya.