Legenda Timnas Bikin Yayasan Andjas Asmara For Indonesia, Siap Gelar Kompetisi Usia Muda

Andika Rachmansyah
Legenda Timnas Indonesia Andjas Asmara meluncurkan Yayasan Andjas Asmara for Indonesia di Jakarta, Rabu (30/8/2023). (Foto: MPI/Andika Rachmansyah)

Selain itu, legenda sepak bola Indonesia berusia 71 tahun itu memiliki ambisi besar untuk bisa mengembalikan kejayaan Timnas Indonesia sebagai Macan Asia.

“Saya harap dengan pembinaan usia dini ini bisa mencetak pemain-pemain yang berkarakter, yang punya skill. Itu masa depan Indonesia nanti,” ujarnya.  

“Kita ini bisa, bukan tidak bisa. Kami ingin memberikan anak-anak muda ini mutu sepak bola skill yang baik karena kita tertinggal jauh di Asia. Karena kami dulu berjaya di Asia ini dan mereka belajar dari kami, saya mengharap kembalikan citra itu,” Anjas menjelaskan.


Ingin Gelar Kompetisi Usia Muda di Berbagai Daerah

Dalam kesempatan sama, Akmal Marhali selaku sekjen menjelaskan, masalah dasar sepak bola Indonesia ada di pembinaan usia dini. Dijelaskan, Yayasan Andjas Asmara For Indonesia nantinya akan gencar menggelar kompetisi akar rumput untuk usia dini di berbagai daerah dengan rentan usia dari 8 sampai 17 tahun.

“Masalahnya ada di pembinaan usia muda. Jadi yayasan ini di sini akan menggelar sejumlah kegiatan kompetisi bukan cuma turnamen ya, kalau turnamen itu kan one day tournament kadang-kadang gitu. Tapi ini kompetisi-kompetisi usia muda di berbagai daerah. Bicara grassroots itu dari usia berapa? Ya dari usia 8 sampai 17 tahun,” ucapnya.

“Tentunya diharapkan bisa mencetak pemain-pemain muda tadi yang bukan cuma sekedar menang kalah di kompetisi tapi kemudian bisa punya mental yang bagus punya teknik yang bagus,” lanjutnya.

Yayasan Andjas Asmara For Indonesia ini merupakan yayasan swasta. Untuk itu, Akmal berharap bisa melakukan diskusi dengan PSSI guna menyatukan visi misi demi perbaikan sepak bola Indonesia. 

Menurutnya, untuk mengembangkan sepak bola usia dini ini tak luput dari pihak swasta. Apalagi, tujuan yayasan ini jelas untuk meningkatkan pembinaan usia dini yang akan membuat kompetisi akar rumput. 

“Mungkin nanti kalau kemudian Bang Anjas ketemu dengan PSSI bisa bicara itu semua untuk swasta ikut berkontribusi mensosialisasikan Filanesia,” ucap Akmal.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Resmi! Arema FC Gaet Bek Timnas Indonesia, Singo Edan Makin Sangar

57 tahun lalu

DPR RI Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia

57 tahun lalu

Resmi! Satu Pemain Dipanggil John Herdman untuk TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026

57 tahun lalu

Edwin van der Sar Soroti Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bawa-Bawa Garuda Fans

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal