Pada gim pertama, Apriyani/Fadia tampil sangat dominan. Mereka unggul 11-8 di interval sebelum menutup set pembuka dengan skor meyakinkan 21-12. Namun di gim kedua, situasi berubah drastis. Rachel/Febi justru tampil lebih agresif dan membuat Apriyani/Fadia kesulitan keluar dari tekanan hingga tertinggal 4-11 di interval. Akhirnya, mereka menyerah 12-21 di set kedua.
Laga penentu di gim ketiga berlangsung dengan tempo tinggi. Apriyani/Fadia kembali menemukan ritme permainan terbaiknya dan unggul 11-7 di interval. Fokus serta pengalaman keduanya membuat lawan sulit mengembangkan strategi. Hasilnya, mereka sukses menutup gim penentuan dengan skor 21-16 dan memastikan kemenangan.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan kembalinya kekuatan ganda putri utama Indonesia di pentas internasional. Apriyani/Fadia yang sebelumnya sukses menyabet berbagai gelar besar kembali menunjukkan potensi sebagai pasangan terbaik Indonesia di sektor ganda putri.
Sementara bagi Lanny/Tiwi, hasil positif ini semakin menambah kepercayaan diri mereka untuk bersaing dengan pemain-pemain papan atas dunia. Kombinasi energi muda dan pola permainan yang agresif membuat pasangan ini layak diwaspadai di babak-babak berikutnya.
Dengan lolosnya dua wakil ke babak 16 besar, peluang ganda putri Indonesia untuk meraih prestasi di Hong Kong Open 2025 terbuka lebar. Dukungan publik Tanah Air tentu menjadi tambahan motivasi agar mereka bisa terus melaju hingga babak final.