LaLiga Tegas Perangi Pembajakan Digital di Industri Sepak Bola, Media Sosial Jadi Sasaran Utama

Abdul Haris
Presiden LaLiga Javier Tebas. (Foto: LaLiga)

Praktik tersebut menciptakan persaingan tidak adil. Pihak yang patuh hukum menanggung biaya dan kompleksitas penegakan, sementara pihak lain menikmati keuntungan skala besar tanpa akuntabilitas setara.

LaLiga menegaskan perlindungan hak kekayaan intelektual berlandaskan due process, putusan pengadilan, dan supremasi hukum. Penegakan cepat tetap dapat dilakukan melalui mekanisme audit serta peninjauan lanjutan.

Menuntut kepatuhan hukum dari perantara teknologi dinilai bukan bentuk sensor internet. Langkah ini diposisikan sebagai upaya kolektif melawan penipuan audiovisual terorganisir.

“Jika pembajakan dibiarkan memiliki keunggulan bawaan ‘by design’, maka harga yang harus dibayar akan ditanggung oleh kreator, industri, lapangan kerja, dan pada akhirnya oleh konsumen yang taat hukum,” lanjut Javier Tebas di LinkedIn.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
5 jam lalu

Hansi Flick Menangis usai Barcelona Juara: Saya Tak Akan Lupakan Hari Ini

Soccer
4 jam lalu

Lionel Messi Tak Bisa Diam! Kirim Pesan Emosional usai Barcelona Juara Liga Spanyol

Soccer
6 jam lalu

Barcelona Juara Liga Spanyol, Hansi Flick Dampingi Tim Meski Ayahnya Baru Meninggal Dunia

Soccer
7 jam lalu

Resmi! Barcelona Juara Liga Spanyol usai Hancurkan Real Madrid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal