Lahirkan Bintang Masa Depan Timnas Indonesia, RSoccer Training Camp Tampil Perkasa Jadi Juara

Andri Bagus Syaeful
Simpati Future Star Competition 2026 resmi berakhir dengan RSoccer Training Camp keluar sebagai juara usai menang telak 4-1 di partai final. (Foto: IST)

“Mereka menunjukkan semangat, disiplin, dan sportivitas yang luar biasa sepanjang turnamen. Kami bangga bisa menjadi juara pertama dan semoga pencapaian ini menjadi langkah tepat untuk para pemain untuk terus berkembang dan meraih mimpi mereka,” lanjutnya.

Wadah Talenta dan Edukasi Orang Tua

Manajer Simpati, GTM, Creative and Communication menegaskan komitmen turnamen ini untuk membuka ruang berkembang bagi talenta muda Indonesia. Dia menilai setiap pemain memiliki peluang menjadi bintang saat mendapat wadah belajar dan berkompetisi yang tepat.

“Dukungan terhadap generasi muda akan terus menjadi bagian dari komitmen dalam menemani perjalanan adik-adik untuk meraih mimpi,” katanya.

Tidak hanya berfokus pada pertandingan, Simpati Future Star Competition juga menghadirkan kegiatan pendukung bagi orang tua peserta. Salah satunya Sport Documentation Workshop yang dipandu fotografer olahraga Khairul Imam.

“Kami memahami antusiasme orang tua dalam mendukung anak-anak mereka sangat besar. Melalui aktivitas ini, kami ingin mengajak mereka menyalurkan dukungan tersebut dengan cara yang positif dan konstruktif, sehingga tercipta lingkungan kompetisi yang lebih nyaman, sportif, dan mendukung proses pembinaan pemuda,” ujar Andi Vikry Nizam selaku perwakilan penyelenggara.

Turnamen ini diikuti 16 tim, yaitu Sulcata Racing Soccer School, RSoccer Training Camp, SSB Annisa Pratama, Nova Zaenal Football Academy, Albarakah Soccer Academy, Garuda Muda Soccer Academy, SSB Beringin Putra, All Star United, Proball Football Academy, Young Tiger, Raga Negeri, Astam Football Club, Camico Football Academy, French Football Academy, Massive Soccer School, dan Spartans Football Academy.

RSoccer Training Camp keluar sebagai juara pertama, disusul All Star United di posisi kedua dan Raga Negeri di peringkat ketiga. Penghargaan pemain terbaik diraih Sigit Maulana, top skor jatuh ke tangan Muhammad Zidane A.S, sementara gelar tim paling fair play diraih Noval Zaenal Football Academy.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Taruhan Besar Shin Tae-yong di Persija Jakarta, Juara atau Gengsi Ambruk

57 tahun lalu

Thom Haye Buktikan ke John Herdman Layak Starter di Piala AFF 2026

57 tahun lalu

Erick Thohir Bongkar Rahasia, Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Demi Kebutuhan Timnas dan Liga

57 tahun lalu

DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Timnas Indonesia Siap Tambah Amunisi Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal