Di sisi lain, Mikel Arteta mengaku timnya sangat kecewa setelah penalti kedua dibatalkan. Dia menilai keputusan tersebut sulit diterima.
“Keputusan itu dan apa yang terjadi setelahnya. Wasit harus melihatnya 13 kali, itu sudah sangat jelas,” ujarnya.
“Mustahil, dan kami semua sangat marah soal itu,” lanjutnya.
Arteta juga menegaskan faktor tekanan dari suporter Atletico tidak memengaruhi keputusan wasit.
“Itu tidak ada hubungannya. Semua orang pasti tahu reaksi yang akan muncul, itu hal yang normal, aturan harus diterapkan,” katanya.
Dia membandingkan keputusan penalti Atletico dengan insiden yang dialami timnya.