Bernardo Tavares ditunjuk menggantikan Eduardo Silva yang resmi dilepas manajemen Persebaya pada 22 November 2025. Setelah kepergian Eduardo Silva, posisi pelatih sempat diisi Uston Nawawi sebagai caretaker.
Pemilihan Tavares bukan keputusan instan. Dia memiliki rekam jejak kuat di sepak bola Indonesia setelah menangani PSM Makassar selama tiga musim dengan pencapaian signifikan.
Salah satu prestasi terbesar Bernardo Tavares adalah membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1 2022-2023. Gelar tersebut menjadi bukti kapasitasnya sebagai pelatih berpengalaman di kompetisi domestik.
Kiprah Tavares bersama PSM Makassar berakhir pada 1 Oktober 2025 di tengah persoalan internal klub. Pelatih berkepala plontos itu meninggalkan Juku Eja setelah hak finansialnya tidak terpenuhi.
Kini, Bernardo Tavares membuka lembaran baru bersama Persebaya Surabaya. Dengan pengalaman dan karakter kepemimpinannya, publik Surabaya menanti sentuhan dia dalam membawa Bajul Ijo bersaing di papan atas Super League 2025-2026.
Melalui pernyataan resminya, Bernardo Tavares memastikan kehadirannya di Surabaya dalam waktu dekat untuk langsung memimpin tim. Tantangan baru telah dimulai, dan Persebaya resmi memasuki babak anyar di bawah komando dia.