“Kita harus memahami. Pertama kalau mau menyalahkan STY, meminta pertanggungjawaban STY, ada kontra yang mengatakan STY out. Saya yang ada di tim jujur mengatakan tidak tepat, salah sasaran," ucap Sumardji saat diwawancara Nusantara TV, Senin (23/12/2024) malam.
Dia menyebut, tak tepat meminta STY angkat kaki dari Timnas Indonesia karena kegagalan di Piala AFF 2024. Pasalnya, sedari awal PSSI dan STY menjadikan turnamen ini sebagai ajang regenerasi dan memberi jam terbang kepada pemain U-22.
Sumardji menyebut STY masih tetap layak menukangi Timnas Indonesia. Apalagi, dalam waktu dekat Tim Garuda akan kembali bertarung pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Saya sampaikan apa adanya, sehingga terbelah menghendaki STY out salah alamat. Terkecuali STY ketika saat kualifikasi berikutnya Piala Dunia tidak berhasil, oh silahkan. Kalau sekarang ini AFF dijadikan sasaran antara supaya STY Out itu salah sasaran, sangat salah," Sumardji menegaskan.