Allano mengakui kemenangan ini terasa istimewa karena Persija Jakarta datang dengan tekanan setelah hasil kurang maksimal pada pertandingan sebelumnya. Menurut dia, mental tim menjadi faktor penting.
“Setelah hasil negatif yang pahit sebelumnya, kami tetap berdiri tegak. Kami datang ke pertandingan ini dengan tekad kuat, menemukan ritme permainan kami, dan itu menjadi sebuah kemenangan yang indah,” lanjut dia.
Gol yang dicetak Allano tidak dia maknai sebagai pencapaian individu. Dia menegaskan peran kolektif seluruh pemain Persija Jakarta sangat menentukan hasil akhir.
“Saya pun senang bisa mencetak gol dan membantu rekan-rekan setim. Tanpa bantuan mereka, hal ini tidak mungkin terjadi,” ucap pemain berusia 30 tahun tersebut.
Allano Lima juga menepis anggapan penghargaan Man of The Match sepenuhnya milik dirinya. Dia menyebut performa solid ditunjukkan Persija Jakarta di semua sektor lapangan.
“Penghargaan ini bukan milik saya seorang. Hari ini kami menunjukkan penampilan yang hebat di semua sektor lapangan. Saya tentu senang dengan penghargaan ini, terlebih karena dibarengi dengan hasil pertandingan yang positif,” tuturnya.