“Ketika saya mengambil langkah ke Amerika, tidak semua orang melihat itu akan terjadi. Tapi saya punya visi jangka panjang juga di sana, dan saya melihat perkembangan yang terjadi,” katanya.
Paes menyebut pengalaman bermain di MLS memberi tantangan besar. Faktor geografis, iklim, dan tuntutan fisik membuat setiap pertandingan menjadi ujian tersendiri.
“MLS adalah liga yang terus berkembang. Tapi itu juga liga yang berat karena negaranya sangat besar. Kadang kamu harus terbang tiga jam, menghadapi perbedaan iklim atau ketinggian,” tutur Paes.
Pengalaman tersebut membentuk mentalitas Paes. Dia menyebut tuntutan di Amerika memaksanya memberikan totalitas setiap hari sebagai atlet.
“Kamu harus memberikan segalanya untuk menjadi atlet terbaik yang kamu bisa,” ucapnya.