Ya, dari lima gol yang bersarang ke gawang Maarten Paes, tiga di antaranya berawal dari bola mati atau set pieces, satu penalti Martin Boyle, dan dua sundulan Lewis Mille dan Jackson Irvine.
“Situasi bola mati menjadi kelemahan. Tapi karena tidak banyak waktu latihan, banyak yang salah, masing-masing bingung siapa yang dikawal,” tutur STY usai nonton bareng Timnas Indonesia kontra Australia di salah satu kafe di Jakarta.
“Jadi itu salah satu penyebab kesalahan. Salah satunya situasi bola mati,” ujarnya.
Pelatih yang dipecat PSSI pada 5 Januari lalu itu sangat menyayangkan kekalahan telak Timnas Indonesia dari Australia. Terlebih, ini merupakan pertama kali Tim Garuda kebobolan lima gol di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Sangat disayangkan sekali. Seharusnya Timnas Indonesia tidak kebobolan lewat situasi bola mati,” ucapnya.