Arhan hampir tidak tergantikan dalam skuad utama Indonesia di Piala AFF 2020. Bek muda itu mencatatkan torehan apik dalam enam penampilan di sepanjang kompetisi tersebut. Tercatat, ia menorehkan dua gol dan dua assist sepanjang turnamen.
Ada kisah penuh perjuangan dari Pratama Arhan untuk bisa sampai ke lapangan hijau. Pencapaian pemain kelahiran Blora 21 Desember 2001 itu tak lepas dari perjuangan sang ibu, Surati.
Dilansir iNews.id dari Sindonews, Kamis (25/8/2022), Arhan berasal dari keluarga yang jauh dari kata mampu. Dia merupakan anak tukang sayur yang tinggal di rumah sederhana berlantaikan tanah.
Surati adalah seorang penjual sayur keliling yang berutang sana-sini untuk membelikan sepatu sepak bola dan membayar pendaftaran turnamen Pratama Arhan. Sedangkan sang ayah adalah seorang pekerja serabutan.
Arhan mulai mencintai sepak bolanya sejak Sekolah Dasar. Kala itu dia sering bermain dengan bola plastik.