Kisah Natal Pahit Thomas Tuchel: Dipecat PSG Saat Malam Suci usai Final Liga Champions

Abdul Haris
Thomas Tuchel mengenang Natal pahit 2020 saat dipecat PSG meski baru membawa klub ke final Liga Champions dan meraih sederet prestasi domestik.(Foto: Daily Sabah)

Tuchel mengaku kecewa karena merasa performa tim tidak sepenuhnya mendapat pengakuan.

“Dan kami tidak pernah merasa kami berhasil meyakinkan orang-orang dan mereka mengakui performa kami. Kadang hal itu membuat kamu sedikit sedih atau marah,” lanjutnya.

Menurut Tuchel, ekspektasi di PSG berada pada level yang sangat tinggi dan tidak selalu diiringi apresiasi terhadap kerja tim di kompetisi domestik.

“Ekspektasi di sini sangat ekstrem. Kamu merasa apresiasi terhadap apa yang kami lakukan, terutama di liga, tidak ada seperti di Bayern Munchen,” ujarnya.

Natal pahit tersebut kemudian menjadi penanda berakhirnya era Tuchel di Paris, meski jejak prestasi dan sejarah final Liga Champions tetap melekat pada namanya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
10 hari lalu

Kembalinya Randal Kolo Muani ke Juventus Bisa Jadi Bom Musim Dingin 2026

Soccer
11 hari lalu

Juventus Desak Transfer Randal Kolo Muani, PSG dan Tottenham Diajak Rapat Darurat

Soccer
12 hari lalu

Wonderkid Barcelona Dro Fernandez Dibajak PSG, Pelatih Hansi Flick Kecewa Berat

Soccer
13 hari lalu

Transfer Layvin Kurzawa ke Persib Disorot FIFA, Maung Bandung Mendadak Jadi Perbincangan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal