Chiesa sejatinya sedang dalam tren positif. Winger asal Italia itu mencetak dua assist saat Liverpool menang 2-1 atas Southampton di Piala Liga Inggris, lalu menyumbang gol dalam kekalahan tipis 1-2 dari Crystal Palace di Premier League. Performa tersebut sempat membuat banyak pihak menilai dirinya layak mendapat tempat di skuad Liga Champions.
Meski begitu, Slot tampaknya memiliki rencana berbeda untuk laga tandang sulit di Istanbul. Galatasaray dikenal sebagai lawan yang kuat di kandang sendiri, dan Slot kemungkinan lebih mengutamakan strategi dengan keseimbangan pertahanan serta fleksibilitas lini tengah.
Bagi Chiesa, pencoretan ini tentu mengecewakan, apalagi dia sempat mengatakan musim ini akan berbeda.
“Itu benar-benar sulit [musim lalu] tapi saya rasa saya tidak berada di level yang diinginkan pelatih. Saya mengerti pilihannya. Tahun ini berbeda. Saya merasa lebih baik secara fisik dan mental. Pelatih melihat itu dan memberi saya lebih banyak kesempatan,” kata Chiesa usai laga kontra Palace.
Absennya Chiesa bisa jadi hanyalah keputusan taktis sementara. Namun jika tren ini berlanjut, masa depannya di Liverpool tentu akan kembali jadi bahan perbincangan. Apalagi, publik Anfield sudah menaruh ekspektasi tinggi terhadap kontribusinya setelah musim debut yang tidak berjalan mulus.
Kini, fokus beralih pada bagaimana Slot akan mengatur skuad tanpa kehadiran Chiesa di laga kontra Galatasaray. Hasil di Istanbul bisa jadi akan menentukan apakah keputusan ini dianggap tepat atau justru dipertanyakan oleh para pendukung The Reds.