Dia menegaskan kejadian tersebut bukan sesuatu yang direncanakan sejak awal. Agus menyoroti faktor usia pemain yang masih muda.
"Karena memang tidak ada sedikitpun niat dari awal untuk adanya pertandingan ini menjadi hal yang tidak kita inginkan," katanya.
"Namun kami maklumi bersama karena usia yang masih relatif muda sehingga emosionalnya masih belum bisa terkontrol," ucapnya.
Kesepakatan ini menjadi penutup dari insiden panas di EPA U-20. Kedua klub sepakat menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi bersama demi menjaga kualitas pembinaan sepak bola Indonesia.