Di sisi lain, Malut United sesekali mencoba melakukan serangan balik cepat. Namun permainan mereka terlihat kurang efektif setelah harus bermain dengan 10 pemain.
PSIM terus menciptakan peluang demi peluang sepanjang babak kedua. Akan tetapi, sejumlah kesempatan emas gagal dimaksimalkan menjadi gol tambahan.
Gol kedua yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya hadir pada menit 90+5. Andi Irfan berhasil melewati kawalan Yance Sayuri sebelum melepaskan tembakan terukur ke gawang Malut United.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 untuk PSIM Yogyakarta atas Malut United hingga laga berakhir.
Hasil ini menjadi tambahan poin penting bagi Laskar Mataram dalam persaingan Super League 2025-2026 sekaligus memperlihatkan konsistensi permainan mereka di kandang sendiri.