“Ini memungkinkan dua bintang Asia Tenggara tampil di panggung dunia. Ini bukan hanya sumber kebanggaan pribadi, tetapi juga dorongan besar untuk mengangkat posisi sepak bola kawasan ini di peta dunia,” tulis Tienphong VN.
Selain Calvin, media Vietnam juga menyoroti Erawan Garnier yang membela RC Lens. Lens finis di posisi kedua Liga Prancis dan juga lolos ke Liga Champions.
Meski begitu, Tienphong VN menilai kontribusi Calvin jauh lebih besar dibanding Garnier.
“Namun, para penggemar lebih banyak membicarakan Verdonk karena dia memberikan dampak signifikan pada perjalanan Lille menuju kompetisi top Eropa,” tulis media tersebut.
“Dia hampir tidak dapat dianggap setara dengan Verdonk dalam hal kontribusi kepada klubnya,” lanjut laporan itu.
Calvin Verdonk kini menjadi salah satu pemain Asia Tenggara yang paling disorot di Eropa. Keberhasilannya bersama Lille sekaligus memperkuat reputasinya sebagai pilar penting Timnas Indonesia.