Kini, keduanya bersebrangan. Mereka harus saling mengalahkan demi profesionalisme pekerjaan yang mereka lakoni saat ini.
Meski begitu, Gattuso tak akan melupakan persahabatan yang telah mereka rajut. Bagi Gattuso, persaingan terjadi hanya di atas lapangan, selama pertandingan dimainkan. Setelahnya, mereka akan menjadi teman kembali.
“Kami memulai (karier) bersama pada usia 15-16 tahun, memenangkan turnamen U-21, Piala Dunia, dan segala lainnya untuk dimenangkan. Dia sangat penting untuk karier saya. Saya juga membantunya, karena dia memulai sebagai trequartista dan berubah menjadi deep-lying midfielder,” ujar Gattuso tentang Pirlo, dikutip dari Football Italia, Rabu (20/1/2021).
“Kami adalah teman baik. Kami mengalami saat-saat indah di dalam dan luar lapangan. Nanti adalah pertandingan sepak bola, biarkan yang terbaik menang, apapun yang terjadi kami akan menjadi teman baik setelah peluit akhir,” tutur Gattuso.
Jelang pertandingan nanti, Juventus sebenarnya berada dalam kondisi yang tidak terlalu bagus. Si Nyonya Tua baru saja kalah 0-2 dari Inter Milan di pertandingan terakhir dalam gelaran Liga Italia 2020/2021.