Dalam daftar pantauan, Juventus memonitor sejumlah kiper Serie A, termasuk Emil Audero. Selain dia, ada Ivan Provedel dari Lazio, Lorenzo Montipò dari Hellas Verona, Wladimiro Falcone dari US Lecce, serta Federico Ravaglia dari Bologna FC 1909.
"Karena itu, Juventus juga memantau sejumlah kiper papan menengah Serie A: Ivan Provedel (Lazio), Lorenzo Montipò (Verona), Wladimiro Falcone (Lecce), Federico Ravaglia (Bologna), serta Emil Audero (Cremonese) yang kontraknya habis pada Juni dan merupakan lulusan akademi Juventus,” urai La Gazzetta dello Sport.
Emil Audero bukan nama asing bagi Juventus. Dia merupakan lulusan akademi klub dan sempat menembus tim utama pada 2015, meski menit bermainnya sangat terbatas. Setelah itu, dia berkarier bersama beberapa klub Italia seperti Venezia, Sampdoria, Inter Milan, Como 1907, Palermo, dan kini memperkuat US Cremonese.
Musim ini bersama Cremonese, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat tersebut tampil konsisten. Dia mencatat 23 penampilan dengan tujuh laga tanpa kebobolan. Statistik tersebut membuat namanya masuk radar serius manajemen Juventus.
Namun Juventus perlu menyiapkan dana transfer jika ingin merekrutnya. Audero masih terikat kontrak bersama Cremonese hingga 2028, sehingga negosiasi tidak akan mudah.
Di sisi lain, Juventus juga membidik kiper Tottenham Hotspur, Guglielmo Vicario, sebagai target utama. Nilai transfernya diperkirakan berada di kisaran 25-30 juta euro atau sekitar Rp494 miliar hingga Rp593 miliar. Harga tersebut menjadi pertimbangan penting sebelum manajemen menentukan pilihan akhir.